Analisa Bakteri Coliform pada Air Minum Depot Isi Ulang di Desa Jeru Kecamatan Turen

  • Firnanda Magfirah Program Studi D3 Teknologi Laboratorium Medik, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maharani
  • Erni Yohani Mahtuti Program Studi D3 Teknologi Laboratorium Medik, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maharani
  • Muhammad Masyhur Program Studi D3 Teknologi Laboratorium Medik, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maharani
Keywords: bakteri coliform; air minum isi ulang; most probable number;

Abstract

Air minum isi ulang adalah air yang telah melalui proses pemurnian dengan menggunakan radiasi ultraviolet, ozonisasi, atau keduanya melalui berbagai tahapan penyaringan. Menurut Permenkes RI No 492/Menkes/SK/IV/2010 , syarat bakteriologis air minum adalah air minum tidak boleh mengandung bakteri patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah air minum isi ulang tercemar bakteri coliform atau tidak dan untuk mengetahui apakah air minum isi ulang sesuai dengan standar PERMENKES RI No.492/MENKES/Per/IV.2010. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan metode MPN yang terdiri dari uji penduga (persumtive test) uji penegas (confirmend test) dan uji pelengkap (completed test). Populasi penelitian seluruh depot air minum isi ulang di Desa Jeru Kecamatan Turen sebanyak 2 depot. Hasil penelitian  menunjukan bahwa semua sampel tidak ditemukan bakteri coliform atau 0/100 CFU. Sehingga air minum layak dikonsumsi dan sudah memenuhi syarat permenkes.

References

1. salim ma, others. Analisis kebutuhan dan ketersediaan air bersih (studi kasus kecamatan bekasi utara). Jakarta: fakultas ilmu tarbiyah dan keguruan uin syarif hidayatullah; 2019.
2. Kementrian kesehatan ri. Persyaratan kualitas air minum nomor 492/permenkes/per/iv/2010. Peratur mentri kesehat republik indones [internet]. 2010;(492). Available from: http://sertifikasibbia.com/upload/permenkes2.pdf
3. Askrening a, yunus r. Analisis bakteri coliform pada air minum isi ulang di wilayah poasia kota kendari. J teknol kesehat (journal heal technol. 2017;13(2):71–6.
4. Rahmadani cm. Tingkat cemaran coliform pada minuman air es tebu di jalan kampung baru medan. Politek kesehat kemenkes ri medan jur anal kesehat 2019 [internet]. 2019 [cited 2022 apr 6];(april):33–5. Available from: http://180.250.18.58/jspui/handle/123456789/3895
5. Siregar ur. Analisa bakteri coliform metode most probable number (mpn) pada air minum isi ulang di jalan anwar idris tanjungbalai. 2019;
6. Dian m. Uji kandungan bakteri coliform pada es batu yang digunakan di kantin-kantin dan rumah makan di sekitar kampus uin raden fatah … [internet]. 2018 [cited 2022 apr 6]. Available from: http://repository.radenfatah.ac.id/9325/
7. Purba a. Mikrobiologi dan parasitologi - agung mahardika venansius purba, miftahul khairani, deasy handayani purba, yulia yesti, adelya irawan manalu, ratna puspita, lalu unsunnidhal, ernawati siagian, buderdiandiniiono budiono, ira - google books [internet]. 2021 [cited 2022 apr 6]. 49–50 p. Available from: https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=-7mkeaaaqbaj&oi=fnd&pg=pa39&dq=bakteri+merupakan+organisme+uniseluler,+prokariotik+(nukleoid),+tidak+berklorofil,+saprofit+atau+parasit,+pembelahan+biner,+termasuk+protista.+protista+dibagi+2+macam+yaitu+proka
8. Dangiran hl, dharmawan y. Analisis spasial kejadian diare dengan keberadaan sumur gali di kelurahan jabungan kota semarang. J kesehat lingkung indones. 2020;19(1):68–75.
9. Purwanti l, syauqi a, laili s. Uji bakteri coliform dan (escherichia coli) pada air tercemar dengan penggunaan susunan filter. Biosaintropis (bioscience-tropic) [internet]. 2021 [cited 2022 apr 5];7(1):26–32. Available from: http://biosaintropis.unisma.ac.id/index.php/biosaintropis/article/view/365/248
10. Dona d, maradona h, masdewi m. Sistem pakar diagnosa penyakit jantung dengan metode case based reasoning (cbr). Zo j sist inf. 2021;3(1):1–12.
Published
2023-01-23
How to Cite
Magfirah, F., Yohani Mahtuti, E., & Masyhur, M. (2023). Analisa Bakteri Coliform pada Air Minum Depot Isi Ulang di Desa Jeru Kecamatan Turen. Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes, 3(03), 1-7. Retrieved from http://jkmc.or.id/ojs/index.php/jkmc/article/view/104